Senin, 09 Februari 2015

[Review] Burlian, Serial Anak Mamak - Tere Liye

Judul buku: Burlian
Penulis: Tere Liye
Penerbit: Republika
Jumlah Halaman: 343 halaman
Cetakan pertama: November 2009
Rate: 4/5
Blurp: Kau, sejak dilahirkan memang sudah berbeda, Burlian, Special!
            Waktu melesat bagai peluru. Akhirnya aku mengerti kini, itulah cara terbaik Bapak dan Mamak menumbuhkan keyakinandan rasa percaya diriku. Sejak kecil selalu di bilang aku special agar aku punya pegangan setiap kali terbentur masalah.
            Aku ingat Bapak dan Mamak selalu bilang  “Kau anak yang kuat, Amelia”. Agar si bungsu Amelia yang sakit-sakitan tumbuh menjadi anak yang kuat. Atau bilang kalimat “Kau anak pemberani, Eli”.  Maka jadilah Ayuk Eli seorang pemberaniatas banyak hal. Sedangkan pada Kak Pukat, Bapak dan Mamak selalu bilang, “Kau anak yang pintar”. Dan kini jadilah Kak Pukat seorang peneliti hebat, sepintar kalimat yang selalu ia dengar sejak kecil.

Sabtu, 17 Januari 2015

[Review] Cerita Buat Para Kekasih - Agus Noor



Seperti dalam 1001 malam, kukisahkan cerita- cerita ini untukmu. Kenangkanlah, ketika pada suatu malam aku menceritakannya dalam hidupmu…


Judul: Cerita Buat Para Kekasih
Pengarang: Agus Noor
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: November 2014
Tebal: 224 halaman
Cover: Softcover
ISBN: 978-602-03-0898-2
Rate: 5/5
Blurp: Di antara para kekasihku, hanya kamu yang suka bercerita,” katamu.

“Rasanya belum tercatat di Guinness Book of World Records siapa yang paling banyak bercerita dalam satu malam. Ratu Syaharazad, hanya menceritakan satu cerita dalam satu malam…”

“Berapa records-ku?”

“Dua belas cerita dalam satu malam…”

Aku tertawa.

“Kenapa?”

“Itu melampaui jumlah pacar-pacarku…”

“Tapi pasti jauh lebih sedikit dibanding bualanmu!”

***

Seorang kekasih bercerita tentang seekor gagak yang lahir dari hati perempuan yang dibakar. Ia berkisah tentang teka-teki kematian yang tak terpecahkan. Juga tentang kota yang semua penduduknya buta! Lalu tentang ribuan ulat bulu yang muncul dari kebencian, tentang kunang-kunang kuning kemilau, dan seorang laki-laki yang hidup dengan istri yang diawetkan dalam akuarium. Apa pun yang diceritakan itu, dongeng penuh keajaiban, gosip atau bualan, selalu membuat tertegun di akhir kisah. Bukankah semua kisah yang datang dari kekasih akan selalu terdengar indah?

Senin, 05 Januari 2015

[Review] Violetta yang Melupakan Kenangan - Rosgadini


Judul: Violetta yang Melupakan Kenangan
Penulis: Rosgadini
Penerbit: PING!!!
Tahun Terbit: 2014
ISBN: 139786022556879
Jumlah halaman: 223
Rate: 2/5
Blurb: “Bia! Bia juga jangan lupa, ya, kalo Bia besar nanti, harus punya toko es krim sendiri. Jadi, Vio bisa makan semua es krimnya. Janji?”

Bia. Laki-laki yang tak suka makan es krim ini mendirikan First Scoop, demi memenuhi janji masa kecilnya pada sang cinta pertama, Vio.

Bia yang tak bisa lepas dari sosok cinta pertamanya seakan menemukan sosok Vio dalam diri Etta.

Namun Etta tak mau hidup dalam bayang-bayang Vio.
Pilihan. Di dalam hidup setiap manusia pasti akan dihadapkan pada pilihan, termasuk untuk terus mencintai atau justru melupakannya…  

“Sekarang Vio sudah nggak ada dan dia nggak akan bisa makan es krim di toko Bia nanti. Tapi bukan berarti Bia nggak perlu menepati janji Bia ke Vio. Ya kan, Pak?”

Sabtu, 20 Desember 2014

[Review] Negeri di Ujung Tanduk - Tere Liye


Judul: Negeri di Ujung Tanduk
Penulis: Tere Liye
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: April 2013
Tebal: 360 halaman
ISBN: 978-979-22-9429-3
Rate: 4/5
Blurp: Di Negeri di Ujung Tanduk kehidupan semakin rusak, bukan karena orang jahat semakin banyak, tapi semakin banyak orang yang memilih tidak peduli lagi.


Di Negeri di Ujung Tanduk, para penipu menjadi pemimpin, para pengkhianat menjadi pujaan, bukan karena tidak ada lagi yang memiliki teladan, tapi mereka memutuskan menutup mata dan memilih hidup bahagia sendirian.

Tapi di Negeri di Ujung Tanduk setidaknya, kawan, seorang petarung sejati akan memilih jalan suci, meski habis seluruh darah di badan, menguap segenap air mata, dia akan berdiri paling akhir, demi membela kehormatan.

Senin, 01 Desember 2014

[Review] Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah - Tere Liye

Judul Novel: Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah
Penulis: Tere Liye
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: Januari 2012
Jumlah Halaman: 512 Halaman
Rate: 4/5
Blurp: Ada tujuh miliar penduduk bumi saat ini. Jika separuh saja dari mereka pernah jatuh cinta, maka setidaknya akan ada satu miliar lebih cerita cinta. Akan ada setidaknya 5 kali dalam setiap detik, 300 kali dalam semenit, 18.000 kali dalam setiap jam, dan nyaris setengah juta sehari-semalam, seseorang entah di belahan dunia mana, berbinar, harap-harap cemas, gemetar, malu-malu menyatakan perasaanya. Apakah Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah ini sama spesialnya dengan miliaran cerita cinta lain? Sama istimewanya dengan kisah cinta kita? Ah, kita tidak memerlukan sinopsis untuk memulai membaca cerita ini. Juga tidak memerlukan komentar dari orang-orang terkenal. Cukup dari teman, kerabat, tetangga sebelah rumah. Nah, setelah tiba di halaman terakhir, sampaikan, sampaikan ke mana-mana seberapa spesial kisah cinta ini. Ceritakan kepada mereka.